21 Februari 2017

KARYA ILMILAH PELUANG BISNIS PEMANFAATAN LIMBAH KALENG CAT TINER


KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS

LIMBAH DI SULAP JADI TEMPAT SAMPAH KREATIF


Disusun Oleh :

NAMA : EZA NANDA
KELAS : 16-S1 TI 14
NIM : 16.11.0855

UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2016/2017 




ABSTRAK
               
Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak (wikipedia). Kata sampah sangat identik dengan hal-hal yang berdampak negatif, baik untuk kesehatan maupun lingkungan. Namun, kalau dilihat lebih jauh dan dari sisi yang berbeda, sampah bisa diartikan sebuah berkah. Hal ini lahh yang memunculkan ide kreatif untuk memanfaatkan limbah kaleng cat tiner bekas pabrik yang terbuang.


ISI

Ide ini sebenarnya untuk memanfaatan limbah kaleng cat tiner yang terbuang dan menumpuk di sekitar kita, sehingga muculah ide kreasi tempat sampah lukis. untuk membuatnya membutuhkan waktu beberapa hari :
  1. Pertama-tama pemilihan tong yang akan digunakan
  2. Tong yang sudah di pilih di bersihkan dari sisah kotoran dan cat
  3. Setelah itu dibakar agar cat luar tong terkelupas lalu di amplas sampai tinggal bagian dasar tong
  4. Lalu di beri cat sebagai dasaran untuk media lukis nantinya , Tentu melukisnya dengan berbagai motif gambar dan tulisan yang disesuiakan dengan perminataan pemesanan
  5. Pewarnaan menggunakan warna-warna terang ini bertujuan agar tong sampah yang identik dengan kotor dan kumuh bisa disulap seperti hiasan atau ornamen ruangan
Selain tong sampah lukis limbah ini juga bisa di buat menjadi tempat kursi santai lengkap dengan mejanya tentu saja dengan proses yang hampir sama.
 Masalah keunggulan dan keuntungan, produk ini sangat menarik tentunya belum lagi karna buatan tangan yang menjadikan produk ini berkualitas tapi murah dan pengolahan limbah yang didesain ramah lingkungan. Di prediksikan produk ini bisa mendapatkan untung yang banyak jika pemasaran dan pewarnaan yang menarik dan direncanakan produk ini masih bisa terus berkembang menjadi barang lain yang berguna dan ramah lingkungkan tentungnya. 


REFRENSI
http://www.tribunnews.com
KOMPASTV









0 komentar:

Posting Komentar